DAMPAK NEGATIF INTERNET
Dampak Negatif Internet
1. Membahayakan informasi pribadi
Banyak aplikasi atau situs yang mengharuskan penggunanya mengisi informasi-informasi pribadi. Bila informasi-informasi ini disalahgunakan, itu tentu saja akan membahayakan pemilik informasi. Informasi pribadi tersebut bisa digunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk menguntungkan dirinya.
Berbagai ancaman seperti hacking di dalam internet dapat membahayakan informasi pribadi kita. Untuk mengatasi hal tersebut, Grameds dapat membaca buku Ancaman Internet Hacking Dan Trik Menanganinya yang ada dibawah ini.
2. Banyak Penipuan
Penipuan secara online sudah memakan banyak kasus. Penipuan yang sering terjadi adalah ketika melakukan jual beli secara online, seringkali seseorang merasa tertipu lantaran tidak mendapatkan barang sesuai dengan apa yang dibelinya, tetapi malah mendapatkan barang lain atau bahkan barang tersebut tidak datang sama sekali.
Kasus serupa adalah pembelian barang palsu atau tidak original, penjual mematok harga murah supaya pelanggan tergiur dan membeli produknya. Padahal barang yang ia jual tidak sesuai dengan barang aslinya. Maka dari itu, perlu kewaspadaan dan ketelitian jika ingin membeli barang melalui internet, ketahui tokonya dan kepastian barangnya.
3. Pelecehan seksual atau Cyber Bulying
Pelecehan seksual secara online adalah kasus yang semakin lama semakin meningkat jumlahnya. Sering kali korban tidak menyadari bahwa ia sedang mengalami pelecehan seksual atau bahkan masuk ke perangkap pelaku dalam pelecehan seksual.
Biasanya, pelaku pelecehan seksual secara online berkedok untuk mutualan atau mengajak berkenalan. Kemudian setelah itu memulai percakapan hingga memulai keakraban dengan korban. Ketika sudah memiliki rasa saling percaya, maka pelaku akan mengarah ke tindakan pelecehan seksual, seperti meminta foto-foto vulgar dan lain sebagainya.
Selain hal semacam itu, pelecehan seksual juga bisa terjadi tanpa disadari. Contoh kecilnya adalah seperti seseorang yang berkomentar tidak senonoh di unggahan seseorang. Biasanya korban pelecehan seksual kebanyakan seorang perempuan dan anak-anak. Oleh karena itu, bagi orang tua harus selalu mengawasi aktivitas anak-anaknya dan bagi perempuan harus selalu meningkatkan kewaspadaan.
4. Banyak video atau gambar terkait kekerasan
Zaman sekarang, banyak sekali orang dengan mudah mengunggah atau mengekspos suatu kejadian. Kejadian yang dipublikasikan pun beragam, salah satunya adalah kejadian mengenai kekerasan. Meskipun tidak selalu penganiayaan atau berhubungan dengan fisik. Sangat banyak video atau gambar yang berbau atau mengarah pada kekerasan.
Sering beredar di media sosial video atau foto seseorang yang sedang dianiaya atau dibully. Jika hal ini terus dibiarkan, ini bisa menjadi contoh yang buruk terutama bagi anak-anak. Terlebih jika anak-anak belum memiliki pengetahuan yang cukup, mereka bisa meniru hal-hal seperti itu.
5. Anti sosial
Internet adalah sesuatu yang asik, seseorang bisa menggunakan internet selama berjam-jam tanpa henti. Maka dari itu, banyak anak-anak yang lebih sering berada di kamar dan bermain internet ketimbang ke luar rumah dan melakukan kegiatan sosial dengan teman-teman sebayanya.
Ini adalah salah satu dampak buruk dari internet. Seseorang yang hanya berpaku pada internet dan tidak melakukan interaksi secara langsung bukanlah hal yang baik.
6. Banyak informasi palsu
Banyaknya orang yang bisa mengunggah informasi di internet membuat banyak pula informasi yang ada. Namun informasi yang ada tidak selalu benar dan akurat, banyak sekali oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyebarkan informasi palsu atau hoax.
Informasi palsu tidak hanya menyebar di media sosial seperti instagram, twitter, facebook, dan lain-lain. Banyak sekali informasi palsu yang menyebar melalui pesan whatsapp, terutama melalui grup ke grup.
7. Plagiasi
Membuat suatu karya kemudian mempublikasikannya melalui internet adalah salah satu cara efektif untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan karya. Namun hal ini sering kali berdampak tidak adil bagi pembuatan karya. Banyak orang yang tidak bertanggung jawab menjiplak atau memplagiasi karya-karya orang lain, kemudian melabelkan dirinya pada karya tersebut.
Ini adalah suatu kerugian besar, bagi orang-orang yang menggunakan internet sebagai tempat memperkenalkan karya mereka. Meskipun sudah ada undang-undang terkait hak cipta dan plagiarisme, kasus plagiat tetap saja banyak terjadi.
8. Tindak kejahatan
Salah satu tindak kejahatan yang lumayan sering terjadi adalah pengalihan uang yang ada di m-banking atau uang elektronik yang terhubung di telepon seluler. Kasus seperti ini biasanya diawali dengan pengiriman kode OTP dan verifikasi sesuatu.
Pelaku akan menelpon korban dan berperan sebagai seorang agen, atau seseorang yang pura-pura bekerja di sebuah perusahaan yang terkait dengan tindak kejahatan tersebut. Jika korban mempercayainya dan memberikan kode OTP tersebut, maka itu akan mempermudah pelaku melancarkan aksinya, yaitu mengalihkan uang korban. Kasus serupa juga pernah dilakukan oleh oknum ojek online.
9. Konten pornografi
Sudah menjadi rahasia umum bahwa konten-konten berbau pornografi tersebar di internet. Meskipun sudah ada tindakan pemblokiran dari pemerintah, tetapi tetap saja konten-konten yang berbau pornografi masih mengintai di internet. Banyak juga aplikasi-aplikasi yang mendukung untuk membuka konten pornografi.
Selain mengandalkan pemerintah, harus ada edukasi sekaligus niat dari diri sendiri untuk menjauhi hal-hal yang berbau pornografi supaya tidak merusak diri sendiri dan orang lain.
10. Kecanduan internet
Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan memang tidak baik, termasuk bermain internet. Biasanya kasus seperti ini dialami oleh anak-anak karena bermain game. Selain itu, banyak kasus dimana orang tua mengandalkan internet untuk mengasuh anak-anak mereka. Seperti saat anak sedang rewel, maka orang tua akan memperlihatkan tontonan menghibur yang ada di internet. Jika cara tersebut ampuh, maka itu akan menjadi kebiasaan.
Jika sudah terbiasa dengan internet dan pemakaian yang berlebihan sejak masih anak-anak, maka besar kemungkinan akan menyebabkan kecanduan internet. Hal ini tentu tidak baik dari segi psikologi maupun segi fisiknya.
11. Tidak peka keadaan sekitar
Orang yang terlalu banyak bermain internet terkadang tidak memerhatikan keadaan sekitarnya, karena ia hanya fokus menatap internetnya saja. Hal ini akan membuatnya tidak peka terhadap keadaan dan hanya memerhatikan apa yang sedang ada di depannya, yaitu internet.
12. Masalah Kesehatan
Ketika bermain internet terlalu lama, sehingga harus menatap layar handphone atau laptop terlalu lama juga, itu akan berpengaruh kepada mata.

Komentar
Posting Komentar