SISTEM JARINGAN INTRANET DAN INTERNET
Pengertian Internet
Internet adalah merupakan kependekan dari ‘Interconnected Network’ atau ‘Interconnected Networking’.
Dari kepanjangan Internet tersebut kita dapat mengetahui bahwa Internet adalah sebuah jaringan sangat luas yang menghubungkan ‘perangkat-perangkat’ diseluruh dunia sehingga dapat terhubung, saling berinteraksi, berkomunikasi, transfer data, dan yang lainnya.
Jadi, dengan internet memungkinkan kita untuk dapat terhubung satu sama lain walaupun terpisah oleh jarak yang sangat jauh.
Pada awal kemunculannya, ‘perangkat-perangkat’ yang dimaksud diatas adalah hanya terbatas pada perangkat komputer saja.
Jadi, internet hanya terbatas untuk menghubungkan komputer-komputer di seluruh dunia.
Namun, seiring perkembangan zaman, di era modern seperti saat ini, internet tidak hanya mampu menghubungkan computer saja, melainkan perangkat lainnya seperti Handphone, Laptop, Notebook, Tab, Smartphone, dan juga perangkat lainnya.
Pengertian Intranet
Intranet sebenarnya hampir sama dengan internet. Yang pada intinya, intranet adalah sebuah jaringan untuk menghubungkan komputer agar tersambung satu sama lain, namun terbatas pada tempat atau lokasi tertentu.
Intranet biasanya hanya digunakan untuk organisasi, perusahan tertentu saja. Jaringannya menghubungkan hanya terbatas pada organisasi/perusahaan itu saja. Sehingga tidak sembarang user bisa terhubung, hanya user yang memiliki otoritas (diperbolehkan) saja yang bisa terhubung dalam network (jaringan) tersebut.
Sejarah Internet
Sejarah Internet bermula pada tahun 1969 melalui sebuah proyek ARPA yang bernama ARPANET. ARPANET sendiri adalah merupakan singkatan dari Advanced Research Project Agency Network.
Meskipun dimulai pada tahun 1969 namun sebenarnya secara umum ARPANET baru diperkenalkan pada bulan Oktober tahun 1972.
Proyek ARPANET awalnya digunakan hanya untuk keperluan militer, agar mampu menghubungkan komputer di daerah-daerah penting sehingga dapat menyebarkan informasi penting dengan cepat apabila dibutuhkan.
Pada akhirnya, proyek ARPANET yang dibuat oleh US Department of Defense atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat dinyatakan sukses. Karena pada saat itu beberapa komputer berbasis UNIX dapat saling terhubung satu sama lain untuk berkomunikasi bahkan dalam jarak tak terhingga melalui saluran telepon.
Pada awalnya, ARPANET hanya menghubungkan 4 universitas saja yang terdiri dari; University of California (UCLA), University of Utah, Santa Barbara, dan Stanford Research Institute.
Setelah proyeknya sukses dan banyak yang ingin bergabung, maka Proyek ARPANET dipecah menjadi 2 bagian, yaitu; ARPANET dan MILNET.
MILNET digunakan khusus untuk kebutuhan militer sesuai tujuan awalnya, sementara nama ARPANET lebih dikhususkan untuk keperluan non-militer, seperti dalam bidang pendidikan untuk menghubungkan universitas-universitas.
Gabungan kedua jaringan ini dikenal dengan nama DARPANET atau DARPA Internet yang nantinya disederhanakan menjadi Internet.
Sejarah Intranet
Sejarah Intranet dimulai sejak tahun 1995 oleh beberapa penjual produk jaringan yang mengacu kepada kebutuhan informasi dalam bentuk web di dalam perusahaan.
Intranet merupakan jaringan komputer dalam perusahaan yang menggunakan komunikasi data standar seperti dalam internet.
Artinya, semua fasilitas intranet dapat digunakan untuk kebutuhan dalam suatu organisasi atau komunitas. Bahkan sudah merambah ke dunia pendidikan juga seperti sekolah-sekolah.
Intranet sebagai pendatang baru mengandalkan biaya yang murah, fleksibilitas, open standard, saat ini beberapa sekolah sudah menerapkan teknologi intranet. Seluruh komputer terhubung dengan satu jaringan lokal terbatas di sekolah.
Sejarah DNS Server
Untuk melengkapi dan memahami pengertian DNS server, perlu juga kita ketahui sejarah dari munculnya DNS Server. Diatasi sudah disinggung sedikit sejarah DNS server. Sebenarnya DNS server ditemukan oleh Paul Mockapetris pada tahun 1983. Pada awal ditemukan DNS masih menggunakan spesifikasi RFC 882 dan juga RFC 883. Kemudian pada tahun 1987 spesifikasinya dikembangkan ke RFC 1034 dan RFC 1035.
Sejak dulu, DNS server digunakan untuk komunikasi data yang luas melalui jaringan internet. Memang sebelum muncul DNS, file host.txt digunakan di seluruh komputer atau server yang terhubung dengan jaringan internet untuk memetakan IP address ke dalam sebuah nama domain. Karena ini dianggap sangat tidak efisien dan merepotkan, makanya diganti oleh DNS yang sangat simpel karena berada pada satu server.
Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sistem yang menghubungkan beberapa komputer untuk berbagi informasi (data) dan sumber daya. Komputer dan perangkat lain yang saling terhubung bakal memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan lebih mudah. Untuk membuat sebuah jaringan, beberapa komputer dengan perangkat lainnya disambungkan dengan menggunakan media kabel atau nirkabel. Selain menggunakan hardware tersebut, membuat jaringan komputer umumnya juga perlu untuk memasang perangkat lunak atau software tertentu. Software dipakai untuk mendeteksi perangkat yang berada di satu jaringan. Secara sederhana, dalam sebuah jaringan komputer, biasanya tersusun dari komputer Server yang berperan sebagai pusat pengaturan dan komputer Host sebagai tempat pengguna beroperasi.
Manfaat Jaringan Komputer
Manfaat Jaringan Komputer secara umum yang akan bisa didapatkan adalah sebagai berikut ini:
- Jaringan Komputer dapat sharing resource (data, program, peripheral komputer)
- Jaringan Komputer media komunikasi efektif dan multimedia
- Jaringan Komputer memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien.
- Jaringan Komputer memungkinkan penyampaian lebih terpadu.
- Jaringan Komputer memungkinkan kelompok kerja berkomunikasi lebih efisien.
- Jaringan Komputer dapat menjaga keamanan data lebih terjamin (hak akses).
- Jaringan Komputer menghemat biaya pengembangan dan pemeliharaan.
- Jaringan Komputer membantu mempertahankan informasi agar tetap handal dan up to date.
Berikut ini jenis – jenis jaringan berdasarkan pengelompokanya.
Berdasarkan Pola Pengoperasian
Jaringan client-server
Client-server merupakan sebuah hubungan jaringan yang menggunakan prinsip pelayanan dan yang di layani.
Jaringan Peer to Peer
Peer to peer adalah kumpulan beberapa komputer yang biasanya tidak berjumlah banyak yang terhubung dalam jaringan untuk melakukan koneksi, berbagi data (sharing) dan memakai sumber daya ( resource ) komputer lain seolah itu komputer sendiri.
Berdasarkan Jangkauan
LAN (Local Area Network)
LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
MAN (Metropolitan Area Network)
Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
WAN (Wide Area Network)
Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
Berdasarkan Media Transmisi
Wire Network
Merupakan jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Pada sebuah network, media transmisi memegang peranan yang sangat penting, karena informasi atau data akan diangkut melalui media transmisi. Pada Wire Network, ada beberapa pilihan kabel yang dapat digunakan, yaitu kabel coaxial, kabel twisted pair (TP) dan kabel fiber optic.
Wireless (Tanpa Kabel)
Wireless merupakan Jenis Jaringan Komputer yang menggunakan media transmisi data tanpa menggunakan kabel. Media yang digunakan seperti gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave. Wireless bisa difungsikan kedalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN. Wireless ditujukan untuk kebutuhan mobilitas yang tinggi.
Semoga Informasi mengenai Pengertian Jaringan Komputer, Manfaat Jaringan, Tujuan Jaringan Komputer Serta Jenis-Jenis Jaringan Komputer dapat menambah wawasan untuk kita semua.
Berikut merupakan singkatan masing-masing satuan kecepatan transfer data:
- bps = bit per second/ bit per detik.
- Kbps = Kilobit per second/ kilobit per detik.
- Mbps = Megabit per second/ mega bit per detik.
- Gbps = Gigabit per second/ gigabit per detik.
Sedangkan berikut ini merupakan nilai yang dimiliki dari masing-masing satuan:

Satuan kecepatan data Bps, KBps, MBps, dan GBps
Setelah membaca penjelasan di atas, mungkin muncul sebuah pertanyaan di benak Anda, yakni apa bedanya satuan bps, Kbps, Mbps, dan Gbps dengan Bps, KBps, MBps, dan GBps, di mana huruf “b” menggunakan kapital?
Meski serupa, namun kedua jenis satuan tersebut mengandung arti dan jenis penggunaan yang berbeda-beda.
Bps, KBps, MBps, dan GBps merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur kecepatan transfer data pada periferal komputer, misal transfer data pada SSD.
Huruf “B” kapital memiliki arti “Byte”. Dengan demikian, Bps memiliki arti sebagai Byte per second atau Byte per detik.
Definisi untuk masing-masing KBps, MBps, dan GBps adalah sebagai berikut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Life Wire, Kamis (10/3/2022).
- bps = byte per second
- Kbps = Kilobyte per second.
- Mbps = Megabyte per second.
- Gbps = Gigabyte per second.
Serupa dengan nilai yang dimiliki satuan kecepatan koneksi jaringan, baik Bps, KBps, MBps, dan GBps mengandung poin meliputi:
Beda arti “bit” dan “byte“
Untuk lebih memperjelas, huruf “b” kecil mengandung arti sebagai bit dan mengacu pada kecepatan koneksi jaringan.
Sementara itu, huruf “B” kapital biasa digunakan untuk mengukur kecepatan transfer data yang umum digunakan pada perangkat komputer atau ponsel.
Meski berbeda, namun kedua satuan ini masih memiliki keterkaitan. Bahkan keduanya dapat dikonversikan pada masing-masing satuan.
Setiap 1 Byte memiliki nilai yang setara dengan 8 bit. Rumus serupa juga berlaku pada satuan Kilo, Mega, serta Giga bps dan Bps. Penjelasannya adalah sebagai berikut:
- 1 Byte = 8 bit.
- 1 KBps = 8 Kbps.
- 1 MBps = 8 Mbps.
- 1 GBps = 8 Gbps.
1. Perangkat Komputer
Komputer tentunya sangat berperan dalam cepat atau tidaknya akses internet yang didapat, karena di dalamnya terdapat perangkat keras yang mempengaruhi. Di antaranya adalah RAM, prosesor, dan harddisk yang berperan pada proses kerja komputer. Jika salah satunya saja memiliki kecepatan rendah, maka kecepatan akses pada internet juga akan menjadi rendah.
2. Modem
Salah satu faktor utama yang bisa mempengaruhi kecepatan akses pada internet adalah modem. Kecepatan modem biasanya bervariasi, tapi yang paling banyak digunakan adalah yang berkecepatan 56 Kbps. Perlu diketahui, bahwa semakin cepat kecepatan modem tersebut, maka akan semakin cepat pula kecepatan akses yang didapat.
3. Besar Bandwidth
Bandwidth adalah luas cakupan frekuensi yang digunakan oleh sinyal dalam medium transmisi, yang biasanya diukur dengan satuan Hertz. Semakin besar bandwidth yang disediakan oleh ISP, maka kecepatan internet juga akan menjadi semakin cepat.
4. Jaringan Komunikasi yang Digunakan
Dalam mengakses internet, ada beberapa layanan yang tersedia, seperti satelit, GPRS, CDMA, dan line telephone. Masing-masing layanan tersebut menawarkan kecepatan yang beragam. Kecepatan yang terendah adalah menggunakan line telephone.
5. Jumlah Pengguna yang Mengakses Internet secara Bersamaan
Faktor lain yang dapat mempengaruhi kecepatan internet adalah jumlah pengguna yang mengakses internet dalam waktu yang bersamaan. Biasanya, penurunan kecepatan tersebut terjadi pada jam-jam tertentu, yaitu dalam rentang waktu antara pukul 08.00-15.00 WIB. Pasalnya jam-jam tersebut merupakan jam tersibuk. Jadi, jika tidak mendesak, kamu bisa menunda untuk mengakses internet setelah jam tersebut. Dijamin, kecepatannya akan jauh lebih cepat, dan berselancar di dunia maya akan semakin menyenangkan.
6. Kondisi Website
Faktor yang mempengaruhi kecepatan internet berikutnya adalah website yang dituju. Mungkin kamu pernah mengunjungi sebuah situs yang loading-nya sangat lama, dan kamu berpikir bahwa akses internet dalam perangkat kamu sangat lambat. Padahal ini bisa saja terjadi karena pengunjung website yang sedang dituju sedang dipenuhi pengunjung. Hal ini dapat menyebabkan pembatasan kecepatan maksimum yang boleh diakses oleh pengguna. Tujuannya adalah untuk mengurangi beban kerja hardware server dan beberapa alasan non teknis lainnya.
7. Lokasi
Lokasi di mana kamu berada juga bisa mempengaruhi kecepatan akses internet, lho. Pasalnya, ada beberapa tempat yang support dengan akses internet 3G dan belum support dengan akses internet 4G. Dan ada juga yang sebaliknya. Bahkan di daerah tertentu ada yang hanya support satu jenis kartu telepon saja, sementara untuk kartu telepon yang lainnya sinyalnya bertanda x yang artinya tidak ditemukan sinyal di sana. Jika sinyal di lokasi yang kamu tempati sekarang jarang putus, berarti sinyal kamu masih bagus dan kuat.
8. Penggunaan Aplikasi
Banyak aplikasi browser yang dapat digunakan untuk mengakses internet, seperti Mozilla Firefox, Chrome, Opera, dan lain sebagainya. Biasanya browser lama yang belum di update akan mempengaruhi kecepatan internet. Maka dari itu, silahkan update browser ke versi terbaru supaya akses internet lebih cepat.
9. Cache yang menumpuk
Jangan lupa untuk membersihkan cache atau riwayat dalam kunjungan situs di internet. File sampah yang terus menerus terpendam akan membebani kerja jaringan internet yang membuat koneksi internetmu semakin lambat.
- Istilah dalam Kecepatan Akses
- Download : Dari internet ke komputer
- Upload : Dari komputer ke internet
- Downstream : Kecepatan download
- Upsteam : Kecepatan upload
- Bandwidth : Lebar pita saluran yang dapat di lewati data tiap detik
- Jenis Jenis Kecepatan Internet
Fiber
Fiber menjadi teknologi internet tercepat yang ada saat ini. Teknologi ini menggunakan kabel serat optik sehingga mampu download lebih cepat dalam waktu singkat. Sayang, fiber internet masih belum banyak digunakan karena keterbatasan fasilitas akibat mahalnya biaya pembuatan infrastruktur jaringannya.
Kebanyakan layanan fiber internet, termasuk Google Fiber, mampu memiliki kecepatan download hingga 1000 Mbps atau 1Gbps. Dengan kecepatan tersebut, kamu bisa download serial Netflix yang sedang hits dalam waktu 6 detik saja. Bahkan, game World of Warcraft yang cukup berat bisa di-download dalam 2,7 menit. Wow!
Kabel
Jenis kecepatan akses internet satu ini juga masih menjadi salah satu yang paling populer. Rata-rata kecepatan download dari tipe kabel adalah 4-20 Mbps. Angka tersebut sudah memadai untuk memenuhi kebutuhan digitalmu setiap waktu.
Sebagai catatan, kecepatan akses internet dari kabel terkadang menjadi tidak stabil saat jaringan banyak digunakan dalam waktu bersamaan. Namun, sistem internet kabel bisa jadi pilihan terbaik bagi kalangan keluarga karena bisa mendapatkan bundle TV dan internet sekaligus.
Mobile (Seluler)
Ini dia jenis kecepatan akses internet yang hampir digunakan semua orang saat ini. Wajar saja, internet via perangkat seluler baik melalui sinyal GSM maupun CDMA memungkinkan kamu untuk mengakses internet di mana saja dan kapan saja.
Keuntungan lainnya, sistem internet via mobile sudah menggunakan jaringan seluler terbaru, seperti 3G, 4G dan 5G (yang akan datang). Dengan jaringan 4G yang memiliki kecepatan download rata-rata hingga 9,8 Mbps (tergantung provider), kamu bisa mendapatkan kualitas internet yang lebih baik dan cepat. Jaringan ini bahkan menawarkan keamanan, keselamatan, dan privasi yang lengkap.
Nirkabel (WiFi)
Sesuai namanya, WiFi tidak menggunakan saluran telepon maupun kabel untuk terhubung ke internet. Sebaliknya, WiFi menggunakan frekuensi radio yang mana router menjadi hop untuk membagi koneksi internet berkecepatan tinggi.
Nah, saat terhubung ke perangkat, WiFi bisa memberikan kecepatan akses internet hingga 20 Mbps. Selain itu, koneksi WiFi umumnya tidak terbatas sehingga lebih puas digunakan dan dapat diakses di mana saja selama terkoneksi dengan modem WiFi.
DSL
DSL atau Digital Subscriber Line menggunakan teknologi Wireline Transmission untuk mengirimkan data melalui saluran telepon yang dipasang di rumah dan kantor. Tenang saja, DSL tidak mengganggu saluran telepon yang ada sehingga kamu tetap bisa internetan sambil menerima panggilan telepon.
DSL memiliki kecepatan download sekitar 768 Kbps-6 Mbps dan kecepatan upload 128 Kbps-768 Kbps. Ini sudah cukup mendukung kebutuhan internet seperti web browsing, cloud backup, dan file sharing meski jenis kecepatan akses internet tersebut sudah tak banyak dipilih lagi.
Kekurangan dan Kerugian Internet dan Intranet
Kekurangan dan Kerugian Internet
Selain keuntungan yang telah disebutkan diatas, ternyata internet juga mempunyai beberapa kerugian atau dampak negatif nya lho. Apa aja? Diataranya adalah sebagai berikut:
- Pencurian Informasi. Tidak bisa dipungkiri, informasi penting yang terdapat di internet dapat dicuri dan biasanya akan disalah gunakan sehingga menimbulkan kerugian. Terlebih informasi tersebut sifatnya sensitif dan pribadi. Jadi tetep hati-hati ya.
- Spamming seringkali dilakukan oleh bot/mesin mengacu pada pengiriman massal seperti e-mail dalam jumlah besar, biasanya spamming ini akan mengganggu si penerima. Karena apa yang dikirimkannya sebagian besar tidak diinginkan. Orang yang melakukan spamming disebut dengan spammer.
- Virus atau malware. Mendengarnya saja kita sudah pasti tidak menginginkannya. Kita memang sering terganggu oleh serangan virus. Biasanya virus ini berasal dari internet. Jadi jika kita terhubung ke internet, kita sudah pasti harus siap menerima serangan virus. Salah satu cara menangkalnya adalah dengan menginstal AntiVirus.
- Konten dewasa. .mmm I have nothing to say!
Sudah menjadi rahasia umum bahwa di internet kita dapat dengan mudah mencari dan melihat konten-konten dewasa (pornografi). Nah, konten-konten ini apabila digunakan oleh ‘user yang belum siap’ atau anak-anak, tentu akan memberikan dampak negatif. Bahkan dapat memberikan dampak besar bagi tingkah lakunya. Anda orang tua? Sudah sepatutnya Anda memberikan kontrol dan memantau putra-putri Anda agar tidak…… #ahsudahlah sebelum terlambat.
- Kecanduan Internet Membuat Hubungan sosial yang buruk di dunia nyata. Salah satu masalah yang ditimbulkan dalam penggunaan internet adalah ‘KECANDUAN’. Hal ini tidak terlepas dari ‘SANGAT LENGKAP’ nya internet/dunia maya melebihi dunia nyata. Hal ini juga tentu akan membuat hubungan sosial di masyarakat akan menjadi buruk. Buktinya: sebagian besar anak-anak, terutama yang sudah kecanduan internet, akan lebih senang bermain game online dibandingkan bermain dengan temannya di lapangan (dunia nyata).
Contoh Internet dan Intranet
Contoh Internet
Contoh internet dapat kita temukan dalam penggunaan layanan-layanan yang berbasi online (internet). Seperti, email, e-learning, e-banking, e-government, dan lain sebagainya.
Sebagai contoh penggunaan e-banking dapat membantu pihak BANK dan nasabah nya saling terhubung sehingga memungkinkan nasabah melakukan pembayaran atau pembelian tanpa harus ke BANK terlebih dahulu.
Selain itu dalam dunia pendidikan, penggunaan fasilitas e-learning juga sangat membantu. Siapapun dapat belajar secara online melalui internet. Mau belajar bisa ke facebook, twitter, Wikipedia, youtube, BDBI, dan lain sebagainya.
Contoh Intranet
Contoh intranet dapat kita temukan di perusahaan, di kementrian industry, di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, di Sekolah, di Perpustakaan Daerah, dan lain sebagainya.
Misal contoh mudahnya, di perpustakaan sebuah universitas, menggunakan Intranet untuk akses komputer di lingkungan kampus.
Jadi, informasi mengenai jumlah buku, stok buku, peminjam, dan info lainnya dapat dengan mudah dilihat oleh ‘user’ lingkungan kampus. Misalnya oleh rektor, khusus mahasiswa, dan dosen.
Jadi digunakannya hanya khusus untuk lingkungan kampus, tidak umum. Jadi, informasinya lebih bersifat pribadi dan privat.
Tabel Perbedaan Internet dan Intranet
| Internet | Intranet |
|---|---|
| Jaringannya lebih luas tanpa batas (mendunia) | Jaringan terbatas di lokasi tertentu |
| Sifatnya lebih umum dan terbuka | Sifatnya lebih pribadi |
| Internet dapat diakses sapapun | Tertutup dan privasi hanya untuk user tertentu |
| Di mulai 1969, di perkenalkan secara umum Oktober 1972 | Di kenalkan sekitar 1995 |
| Penggunanya adalah siapapun boleh | Tidak sembarang user dapat mengakses |
| Perkembangannya sangat cepat dan pesat | Perkembangannya tidak secepat dan sepesat Internet |
| Bisa digunakan dimanapun dan kapanpun | Tidak bisa digunakan dimanapun dan kapanpun. *ada syarat |
| Saat ini biaya penggunaannya lebih murah | Saat ini biayanya lebih mahal dari internet |
| Orang awam pun bisa menggunakannya | Orang yang ingin menggunakannya haruslah dilatih terlebih dahulu |
| Keamanannya kurang terjamin | Keamanannya lebih terjamin dibanding internet |
| Konten internet lebih bervariasi dan lengkap | Konten nya hanya terbatas dan biasanya telah diatur. |


Komentar
Posting Komentar